Belanja dari warung desa, diantar sampai rumah.
Warga memesan dari warung yang sudah mereka kenal. Cukup tulis kebutuhan seperti bicara biasa, Warsos menyusunnya menjadi pesanan. Barang diantar dua kali sehari, dibayar tunai di tempat.
- 3desa, sekitar 10.000 warga
- 2xpengantaran per hari
- CODbayar saat barang tiba
Contoh ilustrasi. Barang, harga, dan stok mengikuti katalog tiap warung.
Warung tetap penjualnya. Warsos mengurus pesan dan antar.
- Warga memesanPilih dari katalog atau tulis kebutuhan dengan kata sendiri. Masuk dengan nomor HP dan PIN.
- Keranjang dicekWarga memeriksa isi keranjang sebelum memesan. Stok dikurangi saat checkout, jadi tidak ada barang terjual dua kali.
- Warung menyiapkanWarung mengemas pesanan. Pesanan dikelompokkan per zona untuk pengiriman pagi atau sore.
- Diantar, dibayarPengantar membawa pesanan ke rumah. Warga membayar tunai di depan pintu.
AI membaca pesanan. Manusia yang memutuskan.
Warsos memakai Claude, model AI dari Anthropic, untuk satu tugas utama: mengubah kalimat sehari-hari menjadi keranjang belanja yang rapi.
Yang dikerjakan AI
- Memahami pesanan bebasMembaca kalimat informal, singkatan, angka yang ditulis dengan kata ("lima", "sekilo", "setengah"), dan istilah setempat, lalu mencocokkannya dengan katalog warung.
- Bertanya balik saat raguKalau barang tidak jelas atau tidak ada di katalog, AI bertanya kepada warga, bukan menebak.
- Merapikan katalog warungMenyeragamkan nama dan satuan, misalnya "minyak 1L", "minyak goreng 1 liter", dan "migor" menjadi satu barang.
- Saran stok untuk warungMerangkum riwayat pesanan menjadi saran belanja ulang dengan bahasa biasa, bukan tabel.
Yang tidak dikerjakan AI
- Menentukan hargaHarga dan stok selalu diambil dari katalog warung.
- Menerima pembayaranPembayaran tunai langsung kepada pengantar.
- Mengirim pesanan sendiriPesanan baru diproses setelah warga memeriksa keranjang dan menekan pesan.
Tidak semua warga mahir aplikasi
Banyak yang lebih nyaman menulis pesan pendek daripada mencari barang di menu. AI membuat memesan semudah mengirim pesan.
Nama barang tidak seragam
Satu barang punya banyak sebutan dan satuan. Pencarian kata kunci biasa sering gagal, sedangkan model bahasa bisa menangkap maksudnya.
Warung kecil tanpa tim teknis
Pemilik warung tidak sempat merapikan data. AI mengerjakan bagian yang biasanya butuh admin khusus.
Tiga pihak, satu rantai pesanan.
Rumah tangga desa
Sekitar 2.500 sampai 3.000 keluarga di tiga desa yang terbiasa belanja di warung dan membayar tunai.
Pemilik warung
Mendapat saluran pesanan baru tanpa membuat toko online sendiri.
Pengantar
Warga setempat yang mengantar per zona dan menyetor uang tunai setelah tiap batch selesai.
Aturan pemesanan
- Minimal order
- Rp20.000
- Ongkir per zona
- Rp3.000 - Rp5.000
- Gratis ongkir mulai
- Rp75.000
- Pengiriman
- 2 kali sehari
- Pembayaran
- Tunai di tempat
- Masuk akun
- No. HP + PIN 6 digit